Cara Migrasi KBLI OSS RBA: Panduan dan Prosedurnya


Aisyah Febryani 1 hour ago

Pelajari cara migrasi KBLI OSS RBA, mulai dari pemeriksaan konversi KBLI 2020 ke KBLI 2025 hingga penyesuaian data dan perizinan usaha.
Cara Migrasi KBLI OSS RBA: Panduan dan Prosedurnya
Cara Migrasi KBLI OSS RBA: Panduan dan Prosedurnya
Cara migrasi KBLI OSS RBA perlu dipahami oleh pelaku usaha yang ingin memastikan kode klasifikasi usahanya sesuai dengan ketentuan terbaru. Perubahan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) dari versi 2020 ke versi 2025 dapat memengaruhi kode yang digunakan untuk menggambarkan kegiatan usaha. Namun, tidak semua kode lama harus diganti secara manual karena sebagian kode tetap digunakan, sedangkan kode lainnya mengalami perubahan, pemecahan, penggabungan, atau penataan ulang. Oleh karena itu, prosedur migrasi data KBLI perlu diawali dengan memeriksa konversi kode melalui sumber resmi OSS. Setelah mengetahui hasilnya, pelaku usaha dapat menentukan apakah cukup memperbarui informasi sebagai referensi atau perlu melakukan penyesuaian data perizinan usaha melalui mekanisme yang tersedia.
Mengenal Migrasi KBLI pada OSS RBA

KBLI merupakan klasifikasi yang digunakan untuk mengelompokkan kegiatan ekonomi atau bidang usaha di Indonesia. Dalam sistem OSS RBA (Online Single Submission Risk-Based Approach), kode KBLI menjadi salah satu acuan untuk mengidentifikasi kegiatan usaha dan menentukan persyaratan perizinan yang relevan.

Migrasi KBLI dalam konteks ini merujuk pada proses memahami dan menyesuaikan penggunaan kode klasifikasi lama dengan kode yang berlaku pada versi terbaru. OSS telah menyediakan fitur konversi KBLI 2020 ke KBLI 2025 untuk membantu pelaku usaha memeriksa perubahan tersebut. 

Perlu dibedakan bahwa konversi KBLI tidak selalu berarti perubahan data usaha secara otomatis di OSS. Hasil konversi menunjukkan hubungan antara kode lama dan kode baru, sedangkan perubahan pada data perizinan yang sudah terdaftar perlu mengikuti mekanisme OSS yang sesuai dengan kondisi usaha.

Mengapa Penyesuaian KBLI Perlu Dilakukan?

Penyesuaian kode KBLI penting untuk memastikan bahwa klasifikasi yang digunakan menggambarkan kegiatan usaha secara tepat. Kode yang tidak sesuai dapat menimbulkan ketidaksesuaian informasi ketika pelaku usaha mengurus perizinan atau mengembangkan kegiatan bisnis.

Ada beberapa alasan mengapa pemeriksaan KBLI perlu dilakukan.

Pertama, struktur klasifikasi dapat mengalami perubahan. Kode yang sebelumnya digunakan mungkin tetap berlaku, berubah menjadi kode lain, atau memiliki ruang lingkup kegiatan yang berbeda.

Kedua, penyesuaian kode membantu pelaku usaha memastikan bahwa uraian kegiatan pada dokumen perizinan sesuai dengan aktivitas yang benar-benar dijalankan.

Ketiga, kode KBLI berkaitan dengan penentuan persyaratan perizinan. Perubahan klasifikasi dapat membuat pelaku usaha perlu memeriksa kembali tingkat risiko, ruang lingkup kegiatan, dan dokumen yang dibutuhkan.

Dengan demikian, pemeriksaan KBLI sebaiknya dilakukan sebelum mengajukan perubahan data usaha, menambah bidang usaha, atau mengurus perizinan baru.

Cara Memeriksa Konversi KBLI 2020 ke KBLI 2025

Sebelum melakukan perubahan data, pelaku usaha perlu mengetahui terlebih dahulu apakah kode KBLI lama mengalami perubahan. Pemeriksaan ini dapat dilakukan melalui fitur konversi yang tersedia di situs resmi OSS.

Berikut langkah-langkahnya:

  1. Buka halaman Konversi KBLI OSS.

  2. Masukkan kode KBLI lama atau kata kunci yang menggambarkan kegiatan usaha pada kolom pencarian.

  3. Periksa hasil konversi yang ditampilkan oleh sistem.

  4. Baca uraian kode baru dan bandingkan ruang lingkup kegiatannya dengan aktivitas usaha yang sebenarnya.

  5. Catat kode yang sesuai beserta keterangan perubahan yang ditampilkan.

OSS mengelompokkan hasil konversi menjadi lima jenis. Kategori tetap 1:1 berarti kode lama tetap digunakan pada KBLI 2025. Kategori berubah 1:1 berarti satu kode lama berubah menjadi satu kode baru. Kategori dipecah 1:N menunjukkan satu kode lama menjadi beberapa kode baru, sedangkan digabung N:1 berarti beberapa kode lama digabung menjadi satu kode baru. Terakhir, kategori ditata ulang N:N menunjukkan adanya penataan ulang kode lama menjadi beberapa kode baru. 

Jika satu kode lama dipecah menjadi beberapa kode baru, jangan langsung memilih kode berdasarkan nama yang terlihat paling mirip. Periksa uraian dan ruang lingkup setiap kode agar klasifikasi yang dipilih benar-benar sesuai dengan kegiatan usaha.

Prosedur Migrasi KBLI pada OSS RBA

Setelah mengetahui hasil konversi, langkah berikutnya adalah memeriksa kondisi data perizinan yang sudah terdaftar. Prosedurnya dapat berbeda tergantung apakah pelaku usaha hanya memeriksa kode baru, mengajukan kegiatan usaha baru, atau perlu mengubah data perizinan yang sudah ada.

1. Periksa Kode KBLI Lama

Siapkan NIB dan identifikasi kode KBLI yang tercantum pada data perizinan usaha. Pastikan kode tersebut sesuai dengan bidang usaha yang sedang dijalankan.

Selanjutnya, bandingkan kode tersebut dengan hasil konversi KBLI 2020 ke KBLI 2025. Jika kode lama masih berlaku dan ruang lingkupnya sesuai, belum tentu diperlukan penggantian kode secara manual. Namun, pelaku usaha tetap perlu mengikuti ketentuan yang berlaku saat mengajukan layanan perizinan berikutnya.

2. Tentukan Kode KBLI Baru yang Sesuai

Jika hasil konversi menunjukkan perubahan, periksa uraian kegiatan pada kode baru yang tersedia. Pastikan kode tersebut sesuai dengan kegiatan utama maupun kegiatan tambahan yang benar-benar dijalankan.

Tahap ini perlu dilakukan dengan cermat apabila satu kode lama dipecah menjadi beberapa kode baru atau mengalami penataan ulang. Jangan menentukan kode hanya berdasarkan kemiripan judul karena ruang lingkup kegiatan dapat berbeda.

Jika hasil konversi belum memberikan kepastian mengenai kode yang tepat, gunakan fitur pencarian KBLI pada OSS dan periksa uraian kegiatan serta ketentuan yang menyertainya.

3. Periksa dan Sesuaikan Data Usaha di OSS

Jika diperlukan perubahan pada data perizinan yang sudah terdaftar, masuk ke sistem OSS menggunakan akun pelaku usaha. Periksa menu pengelolaan perizinan dan pilih layanan yang sesuai dengan kebutuhan perubahan.

Panduan resmi OSS menjelaskan bahwa menu perubahan data usaha memiliki batasan untuk perubahan kode KBLI. Untuk kondisi tertentu, perubahan KBLI perlu dilakukan melalui mekanisme pembatalan permohonan atau pencabutan perizinan, bergantung pada status Sertifikat Standar dan Izin yang sudah diterbitkan. 

Karena itu, jangan langsung mengubah atau menghapus data usaha sebelum memeriksa status perizinan yang melekat pada kode tersebut. Jika tujuannya adalah menambahkan bidang usaha baru, periksa apakah menu pengembangan atau penambahan bidang usaha merupakan mekanisme yang sesuai.

4. Selesaikan Persyaratan dan Periksa Hasil Perubahan

Apabila perubahan telah diajukan melalui mekanisme yang sesuai, lengkapi data dan dokumen yang diminta oleh sistem. Persyaratan dapat mencakup informasi lokasi, data kegiatan usaha, produk atau jasa, serta pemenuhan persyaratan dasar dan standar usaha apabila diwajibkan.

Periksa kembali kode KBLI, uraian kegiatan, lokasi, skala usaha, dan tingkat risiko yang ditampilkan. Jika kegiatan usaha membutuhkan verifikasi atau pemenuhan persyaratan tambahan, pantau statusnya sampai proses tersebut selesai.

Simpan atau unduh dokumen perizinan terbaru yang telah diterbitkan. Pastikan informasi di dalamnya sesuai dengan data usaha yang sebenarnya.

Dampak Perubahan KBLI terhadap Perizinan Usaha

Perubahan KBLI dapat berpengaruh terhadap data dan persyaratan perizinan, tetapi dampaknya tidak selalu sama untuk setiap usaha. Hal ini bergantung pada jenis perubahan kode, ruang lingkup kegiatan, status dokumen yang sudah terbit, serta ketentuan sektoral yang berlaku.

Jika kode tetap digunakan, pelaku usaha perlu memastikan bahwa uraian kegiatan dan ruang lingkupnya masih sesuai. Jika kode berubah, perlu dilakukan pemeriksaan terhadap kode pengganti dan persyaratan yang terkait. Sementara itu, apabila kode lama dipecah atau digabung, pelaku usaha harus memastikan kode yang dipilih benar-benar mencerminkan kegiatan yang dijalankan.

Perubahan data usaha juga dapat memengaruhi status dokumen perizinan yang melekat pada kegiatan tersebut. Oleh sebab itu, pelaku usaha perlu memeriksa petunjuk OSS sebelum mengajukan perubahan agar tidak mengganggu proses perizinan yang sedang berjalan.

Kendala yang Mungkin Dihadapi dan Cara Mengatasinya

Salah satu kendala yang mungkin muncul adalah kode lama memiliki beberapa kemungkinan kode pengganti. Untuk mengatasinya, periksa uraian dan ruang lingkup setiap kode pada fitur konversi KBLI, bukan hanya nama kegiatannya.

Kendala lain adalah menu perubahan data usaha tidak menyediakan pilihan untuk mengganti kode KBLI. Kondisi ini dapat terjadi karena mekanisme perubahan kode berbeda dari perubahan informasi usaha lainnya. Periksa panduan resmi sesuai status perizinan yang dimiliki sebelum melanjutkan.

Jika data usaha sedang dalam proses pengajuan atau dokumen perizinannya sudah diterbitkan, hindari membatalkan atau mencabut perizinan tanpa memahami konsekuensinya. Apabila prosedur yang tepat belum jelas, pelaku usaha dapat menghubungi layanan bantuan OSS atau instansi berwenang untuk memperoleh arahan sesuai kondisi usahanya.

Jika Anda membutuhkan informasi lebih lanjut atau konsultasi mengenai legalitas usaha, silakan kunjungi kantor kami di Jl. Sriwijaya No. 57A, Wonodri, Semarang. Anda juga dapat menghubungi kami melalui WhatsApp di +62 819-0146-3500 untuk mendapatkan informasi dan pendampingan sesuai kebutuhan bisnis Anda.
Mengenal Migrasi KBLI pada OSS RBA

KBLI merupakan klasifikasi yang digunakan untuk mengelompokkan kegiatan ekonomi atau bidang usaha di Indonesia. Dalam sistem OSS RBA (Online Single Submission Risk-Based Approach), kode KBLI menjadi salah satu acuan untuk mengidentifikasi kegiatan usaha dan menentukan persyaratan perizinan yang relevan.

Migrasi KBLI dalam konteks ini merujuk pada proses memahami dan menyesuaikan penggunaan kode klasifikasi lama dengan kode yang berlaku pada versi terbaru. OSS telah menyediakan fitur konversi KBLI 2020 ke KBLI 2025 untuk membantu pelaku usaha memeriksa perubahan tersebut. 

Perlu dibedakan bahwa konversi KBLI tidak selalu berarti perubahan data usaha secara otomatis di OSS. Hasil konversi menunjukkan hubungan antara kode lama dan kode baru, sedangkan perubahan pada data perizinan yang sudah terdaftar perlu mengikuti mekanisme OSS yang sesuai dengan kondisi usaha.

Mengapa Penyesuaian KBLI Perlu Dilakukan?

Penyesuaian kode KBLI penting untuk memastikan bahwa klasifikasi yang digunakan menggambarkan kegiatan usaha secara tepat. Kode yang tidak sesuai dapat menimbulkan ketidaksesuaian informasi ketika pelaku usaha mengurus perizinan atau mengembangkan kegiatan bisnis.

Ada beberapa alasan mengapa pemeriksaan KBLI perlu dilakukan.

Pertama, struktur klasifikasi dapat mengalami perubahan. Kode yang sebelumnya digunakan mungkin tetap berlaku, berubah menjadi kode lain, atau memiliki ruang lingkup kegiatan yang berbeda.

Kedua, penyesuaian kode membantu pelaku usaha memastikan bahwa uraian kegiatan pada dokumen perizinan sesuai dengan aktivitas yang benar-benar dijalankan.

Ketiga, kode KBLI berkaitan dengan penentuan persyaratan perizinan. Perubahan klasifikasi dapat membuat pelaku usaha perlu memeriksa kembali tingkat risiko, ruang lingkup kegiatan, dan dokumen yang dibutuhkan.

Dengan demikian, pemeriksaan KBLI sebaiknya dilakukan sebelum mengajukan perubahan data usaha, menambah bidang usaha, atau mengurus perizinan baru.

Cara Memeriksa Konversi KBLI 2020 ke KBLI 2025

Sebelum melakukan perubahan data, pelaku usaha perlu mengetahui terlebih dahulu apakah kode KBLI lama mengalami perubahan. Pemeriksaan ini dapat dilakukan melalui fitur konversi yang tersedia di situs resmi OSS.

Berikut langkah-langkahnya:

  1. Buka halaman Konversi KBLI OSS.

  2. Masukkan kode KBLI lama atau kata kunci yang menggambarkan kegiatan usaha pada kolom pencarian.

  3. Periksa hasil konversi yang ditampilkan oleh sistem.

  4. Baca uraian kode baru dan bandingkan ruang lingkup kegiatannya dengan aktivitas usaha yang sebenarnya.

  5. Catat kode yang sesuai beserta keterangan perubahan yang ditampilkan.

OSS mengelompokkan hasil konversi menjadi lima jenis. Kategori tetap 1:1 berarti kode lama tetap digunakan pada KBLI 2025. Kategori berubah 1:1 berarti satu kode lama berubah menjadi satu kode baru. Kategori dipecah 1:N menunjukkan satu kode lama menjadi beberapa kode baru, sedangkan digabung N:1 berarti beberapa kode lama digabung menjadi satu kode baru. Terakhir, kategori ditata ulang N:N menunjukkan adanya penataan ulang kode lama menjadi beberapa kode baru. 

Jika satu kode lama dipecah menjadi beberapa kode baru, jangan langsung memilih kode berdasarkan nama yang terlihat paling mirip. Periksa uraian dan ruang lingkup setiap kode agar klasifikasi yang dipilih benar-benar sesuai dengan kegiatan usaha.

Prosedur Migrasi KBLI pada OSS RBA

Setelah mengetahui hasil konversi, langkah berikutnya adalah memeriksa kondisi data perizinan yang sudah terdaftar. Prosedurnya dapat berbeda tergantung apakah pelaku usaha hanya memeriksa kode baru, mengajukan kegiatan usaha baru, atau perlu mengubah data perizinan yang sudah ada.

1. Periksa Kode KBLI Lama

Siapkan NIB dan identifikasi kode KBLI yang tercantum pada data perizinan usaha. Pastikan kode tersebut sesuai dengan bidang usaha yang sedang dijalankan.

Selanjutnya, bandingkan kode tersebut dengan hasil konversi KBLI 2020 ke KBLI 2025. Jika kode lama masih berlaku dan ruang lingkupnya sesuai, belum tentu diperlukan penggantian kode secara manual. Namun, pelaku usaha tetap perlu mengikuti ketentuan yang berlaku saat mengajukan layanan perizinan berikutnya.

2. Tentukan Kode KBLI Baru yang Sesuai

Jika hasil konversi menunjukkan perubahan, periksa uraian kegiatan pada kode baru yang tersedia. Pastikan kode tersebut sesuai dengan kegiatan utama maupun kegiatan tambahan yang benar-benar dijalankan.

Tahap ini perlu dilakukan dengan cermat apabila satu kode lama dipecah menjadi beberapa kode baru atau mengalami penataan ulang. Jangan menentukan kode hanya berdasarkan kemiripan judul karena ruang lingkup kegiatan dapat berbeda.

Jika hasil konversi belum memberikan kepastian mengenai kode yang tepat, gunakan fitur pencarian KBLI pada OSS dan periksa uraian kegiatan serta ketentuan yang menyertainya.

3. Periksa dan Sesuaikan Data Usaha di OSS

Jika diperlukan perubahan pada data perizinan yang sudah terdaftar, masuk ke sistem OSS menggunakan akun pelaku usaha. Periksa menu pengelolaan perizinan dan pilih layanan yang sesuai dengan kebutuhan perubahan.

Panduan resmi OSS menjelaskan bahwa menu perubahan data usaha memiliki batasan untuk perubahan kode KBLI. Untuk kondisi tertentu, perubahan KBLI perlu dilakukan melalui mekanisme pembatalan permohonan atau pencabutan perizinan, bergantung pada status Sertifikat Standar dan Izin yang sudah diterbitkan. 

Karena itu, jangan langsung mengubah atau menghapus data usaha sebelum memeriksa status perizinan yang melekat pada kode tersebut. Jika tujuannya adalah menambahkan bidang usaha baru, periksa apakah menu pengembangan atau penambahan bidang usaha merupakan mekanisme yang sesuai.

4. Selesaikan Persyaratan dan Periksa Hasil Perubahan

Apabila perubahan telah diajukan melalui mekanisme yang sesuai, lengkapi data dan dokumen yang diminta oleh sistem. Persyaratan dapat mencakup informasi lokasi, data kegiatan usaha, produk atau jasa, serta pemenuhan persyaratan dasar dan standar usaha apabila diwajibkan.

Periksa kembali kode KBLI, uraian kegiatan, lokasi, skala usaha, dan tingkat risiko yang ditampilkan. Jika kegiatan usaha membutuhkan verifikasi atau pemenuhan persyaratan tambahan, pantau statusnya sampai proses tersebut selesai.

Simpan atau unduh dokumen perizinan terbaru yang telah diterbitkan. Pastikan informasi di dalamnya sesuai dengan data usaha yang sebenarnya.

Dampak Perubahan KBLI terhadap Perizinan Usaha

Perubahan KBLI dapat berpengaruh terhadap data dan persyaratan perizinan, tetapi dampaknya tidak selalu sama untuk setiap usaha. Hal ini bergantung pada jenis perubahan kode, ruang lingkup kegiatan, status dokumen yang sudah terbit, serta ketentuan sektoral yang berlaku.

Jika kode tetap digunakan, pelaku usaha perlu memastikan bahwa uraian kegiatan dan ruang lingkupnya masih sesuai. Jika kode berubah, perlu dilakukan pemeriksaan terhadap kode pengganti dan persyaratan yang terkait. Sementara itu, apabila kode lama dipecah atau digabung, pelaku usaha harus memastikan kode yang dipilih benar-benar mencerminkan kegiatan yang dijalankan.

Perubahan data usaha juga dapat memengaruhi status dokumen perizinan yang melekat pada kegiatan tersebut. Oleh sebab itu, pelaku usaha perlu memeriksa petunjuk OSS sebelum mengajukan perubahan agar tidak mengganggu proses perizinan yang sedang berjalan.

Kendala yang Mungkin Dihadapi dan Cara Mengatasinya

Salah satu kendala yang mungkin muncul adalah kode lama memiliki beberapa kemungkinan kode pengganti. Untuk mengatasinya, periksa uraian dan ruang lingkup setiap kode pada fitur konversi KBLI, bukan hanya nama kegiatannya.

Kendala lain adalah menu perubahan data usaha tidak menyediakan pilihan untuk mengganti kode KBLI. Kondisi ini dapat terjadi karena mekanisme perubahan kode berbeda dari perubahan informasi usaha lainnya. Periksa panduan resmi sesuai status perizinan yang dimiliki sebelum melanjutkan.

Jika data usaha sedang dalam proses pengajuan atau dokumen perizinannya sudah diterbitkan, hindari membatalkan atau mencabut perizinan tanpa memahami konsekuensinya. Apabila prosedur yang tepat belum jelas, pelaku usaha dapat menghubungi layanan bantuan OSS atau instansi berwenang untuk memperoleh arahan sesuai kondisi usahanya.

Jika Anda membutuhkan informasi lebih lanjut atau konsultasi mengenai legalitas usaha, silakan kunjungi kantor kami di Jl. Sriwijaya No. 57A, Wonodri, Semarang. Anda juga dapat menghubungi kami melalui WhatsApp di +62 819-0146-3500 untuk mendapatkan informasi dan pendampingan sesuai kebutuhan bisnis Anda.
Read Also
Cara Mengurus Izin Lingkungan melalui OSS: Syarat dan Tahapan
Cara Mengurus Izin Lingkungan melalui OSS: Syarat dan Tahapan
Perizinan Apotek OSS RBA: Syarat dan Prosedur Pengurusannya
Perizinan Apotek OSS RBA: Syarat dan Prosedur Pengurusannya
NIB Berbasis Risiko: Pengertian dan Cara Pengurusannya
NIB Berbasis Risiko: Pengertian dan Cara Pengurusannya
Manfaat Sistem OSS untuk Perizinan Usaha: Fungsi dan Kemudahannya
Manfaat Sistem OSS untuk Perizinan Usaha: Fungsi dan Kemudahannya
Manfaat Sistem OSS untuk Perizinan ...

Aisyah Febryani

23 minutes ago

Perizinan Koperasi Simpan Pinjam melalui OSS RBA: Syarat dan Prosedur
Perizinan Koperasi Simpan Pinjam melalui OSS RBA: Syarat dan Prosedur
Perizinan Koperasi Simpan Pinjam me ...

Aisyah Febryani

26 minutes ago

Need Consultation? Please Contact Us. We Are Ready to Help.

Social Media

Do you have any questions?